A.
Judul Program
“DENJAPI” (Usaha Dendeng Jantung Pisang Makanan Kreatif, Sehat dan
Lezat Olahan Jantung Pisang Lokal Kalimantan Barat yang dikemas secara Modern
dengan Harga dan Kualitas yang Bersaing)
B.
Latar Belakang
Masalah
Produksi pisang di Indonesia cukup
besar, bahkan Indonesia menjadi salah satu penghasil pisang terbesar di dunia.
Produksi pisang nasional terus meningkat setiap tahun, misalnya dari 2.308.379
ton (tahun 1988) menjadi 2.417.760 ton (tahun 1989). Daerah penghasil pisang
terbesar berada di Pulau Jawa (Suhardi dkk, 2002). Pisang sudah sangat populer di
masyarakat Indonesia, karena merupakan
hasil tanaman lokal, Namun hal ini berbeda dengan jantung pisangyang
merupakan bagian dari buah pisang yang sering kali tidak dimanfaatkan oleh
masyarakat, masyarakat hanya memanfaatkannya untuk sayur saja, atau biasa
dibuang begitu saja karena keterbatasan kreatifitas dan ketidaktahuan
masyarakat dalam mengolah jantung pisangmenjadi makanan yang memiliki nilai
jual yang tinggi. Padahal didalam jantung pisang juga tidak kalah akan
kandungan gizinya. Dari hasil analisa laboratorium
diketahui pula kandungan gizinya di dalam jantung pisangcukup baik yaitu
terdiri dari protein 12,051%, karbohidrat 34,831%, lemak total 13,050%.
Selama ini masyarakat Indonesia yang sebagian
besarnya menanam pisang, hanya tahu mengambil buahnya saja, sedangkan jantung pisangdibuang
dan tidak dimanfaatkan. Begitu juga dengan pabrik-pabrik pembuat tepung, para
pembuat makanan berbahan baku pisang, setelah mengambil pisang lalu jantungnya
dibuang begitu saja. Dengan melihat kondisi diatas, banyaknya jantung pisang yang
tidak dimanfaatkan masyarakat, kami memiliki sebuah gagasan atau ide untuk
mengolah jantung pisang tersebut menjadi sebuah makanan ringan yang kaya akan
gizi, yaitu menjadi dendeng jantung pisang (DENJAPI). dendeng jantung pisang
(DENJAPI) ini merupakan makanan ringan. Makanan ringan merupakan makanan yang
banyak dikonsumsi dan digemari mayarakat, sebagai cemilan saat mereka menonton
televisi, santai, rekreasi, dengan adanya dendeng jantung pisang ini dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat yang sebelumnya untuk membeli dendeng yang
berbahan daging mereka harus mengeluarkan uang banyak bahkan sebagian orang
tidak mampu membelinya tetapi dengan hadirnya dendeng jantung pisang ini,
masyarakat dapat makan dendeng dengan harga yang terjangkau oleh sebab itu
usaha jantung pisang menjadi dendeng jantung pisang (DENJAPI) menjadi peluang
usaha yang besar. Usaha pengolahan jantung pisang menjadi dendeng jantung pisang
(DENJAPI), merupakan upaya untuk memanfaatkan dan mengolah hasil tanaman lokal
masyarakat serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain bahan baku yang
mudah didapat dan relatif murah serta dikenal semua lapisan masyarakat,
sehingga Program Kreatifitas Mahasiswa ini mudah untuk dijalankan dan akan
diterima oleh semua kalangan masyarakat.
Cara pengolahan makanan dari
jantung pisang menjadi dendeng jantung pisang (DENJAPI) ini juga relatif mudah, dendeng juga merupakan makanan yang
sudah lama dikenal masyarakat luas, yang unik dari usaha ini adalah pemanfaatan
jantung pisang menjadi dendeng jantung pisang (DENJAPI) yang enak, kaya akan
gizi dan rasa yang dapat memanjakan lidah bagi yang konsumsinya. Usaha ini
diharapkan dapat merubah paradigma masyarakat akan kreativitas. Usaha ini
sebagai bentuk pelestarian makanan lokal khas indonesia.
Bagian jantung pisang sering kali diremahkan masyarakat karena bagian
jantung pisang terasa pahit dan bergetah, masyarakat menganggap bagian tersebut
tidak bisa dimanfaatkan, tetapi tidak, bagian jantung pisang dapat diolah
sedemikian rupa dengan menghilangkan kadar getah yang terkandung pada jantung pisang,
maka jantung pisang tidak terasa pahit lagi. Teksturnya pun lunak bila direbus
sehingga pengolahannya lebih mudah.
C.
Perumusan Masalah
Daerah tropis merupakan daerah
yang sangat cocok untuk tanaman pisang, pisang dapat tumbuh dengan subur,
selain itu tanaman pisang merupakan tanaman yang mudah untuk tumbuh sehingga
tidak mengherankan bila di Indonesia banyak sekali tanaman pisang, seiring
banyaknya produksi pisang, sehingga secara otomatis keberadaan jantung pisang
pun sangat banyak dan sangat memperihatinkan karena sebagian besar jantung
pisang tidak dimanfaatkan masyarakat untuk diolah menjadi aneka makanan,
masyarakat hanya memanfaatkannya sebagai sayur saja itu pun hanya sebagian
kecil mengkonsumsinya sebagai sayur.
Banyak sekali masyarakat yang
belum bisa mengolah jantung pisang menjadi makanan yang memiliki nilai ekonomis
yang tinggi, karena keterbatasan kreatifitas dan pengetahuan mereka, akibatnya
jantung pisangdibuang begitu saja padahal untuk mendapatkan jantung pisang dibutuhkan
waktu berbulan-bulan. Sebagian masyarakat menganggap jantung pisang sebagai
sampah. Ketidaktahuan masyarakat dalam mengolahnya menyebabkan jantung pisang tidak
dimanfaatkan. Ketidaktahuan masyarakat dalam mengolah jantung pisang juga
menyebabkan kemalasan pada masyarakat untuk memanfaatkannya.
Banyak pabrik-pabrik pengolahan pisang
menjadi tepung, maupun pengolah makanan dari pisang yang tidak memanfaatkan jantung
pisang dalam jumlah yang banyak, kondisi ini sangat memperihatinkan menyebabkan
mubazir. Kebiasaan masyarakat yang selalu menganggap sesuatu yang kecil untuk
diremehkan harus dihilangkan dengan menumbuhkan kreativitas, sehingga
mendatangkan banyak manfaat.
D. Tujuan Usaha
1.
Menumbuh
kembangkan entrepreneurship pada mahasiswa
2.
Menciptakan
kemandirian usaha pada mahasiswa/i
3.
Membuka
lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran
4.
Menciptakan
produk yang terjangkau, berkualitas, mendidik dan bermanfaat
5.
Untuk
merangsang kretivitas masyarakat .
6.
Untuk
mengatasi masalah sampah jantung pisangdi masyarakat.
7.
Menciptakan
makanan yang bergizi dan memiliki nilai ekonomis tinggi.
E. Luaran
yang diharapkan
Dendeng jantung
pisang (DENJAPI) diharapkan menjadi sebuah produk yang memiliki ciri khas
tersendiri, dendeng jantung pisang (DENJAPI) ini dikembangkan sesuai dengan
selera masyarakat luas, dimana dendeng jantung pisang (DENJAPI) dari jantung pisangbukan
hanya diolah hanya dengan rasa original, tetapi dengan berbagai rasa yang
sesuai dengan lidah orang Indonesia sehingga akhirnya dapat diterima dan
digemari oleh masyarakat luas.
Dengan hadirnya usaha ini diharapkan dapat merangsang
kreatifitas masyarakat dalam berwirausaha serta menumbuh kembangkan jiwa
enterpreneursip pada masyarakat Seiring berjalannya usaha ini kami berharap
usaha ini memiliki pangsa pasar yang luas dan produk kami dikenal masyarakat
secara luas, melalui sistem penjualan distributor keberbagai daerah dan
memperkenalkan produk ini melalui jaringan sosial. Dengan memiliki jaringan
pasar yang luas maka diharapkan produk kami dapat dengan cepat dikenal
masyarakat sebagai hasil karya anak bangsa dan melestarikan makanan lokal yang
inovatif serta kreatif.
Pengolahan jantung pisang menjadi dendeng jantung pisang
(DENJAPI) merupakan hal yang belum pernah kami temukan dimasyarakat, padahal
proses pengolahan jantung pisangmenjadi dendeng jantung pisang (DENJAPI) cukup
mudah. Dengan tetap memperhatikan nilai gizi yang terkandung dalam produk
tersebut serta kreatifitas yang baik akan menjadikan produk ini memilki nilai
jual yang tinggi, dikenal dan banyak digemari masyarakat luas.
F.
Kegunaan
Kegunaan yang
akan diperoleh dari hasil usaha ini pada saat atau setelah kegiatan PKM selesai
antara lain:
1.
Bagi
Pemilik Usaha
a.
Memberikan
kesempatan untuk membuka usaha dan sebagai sumber pendapatan.
b.
Menjadi
sarana yang tepat untuk belajar berbisnis dan meningkatkan kemampuan
entrepreneurship
c.
Menjadi
sarana untuk menuangkan kreatifitas dalam bentuk mengolah bahan baku yang
dianggap masyarakat biasa-biasa saja menjadi bahan baku yang lebih bermanfaat
dan bernilai ekonomi yang tinggi.
d.
Menjadi
sarana untuk memanfaatkan bahan baku jantung pisang yang pada umumnya tidak
dimanfaatkan atau diolah menjadi makanan tertentu.
- Bagi Masyarakat
a.
Merangsang
kreatifitas masyarakat untuk berwirausaha.
b.
Membuka
lapangan pekerjaan bagi masyarakat
c.
Menyediakan
cemilan sehat yang memilki nilai gizi.
d.
Meningkatkan
perekonomian masyarakat sehingga terbentuk masyarakat yang mandiri
3.
Bagi
Pemerintah
- Mengurangi jumlah pengangguran lulusan perguruan tinggi
- Meningkatkan ketahanan perekonomian di Kota Pontianak
- Meningkatkan hasil cipta karya bahan olahan makanan dari bahan baku lokal.
- Mendorong pemerintah untuk menciptakan produk makanan lokal tertentu dari bahan baku lainnya.
G. Gambaran Umum Rencana Usaha
Secara geografis kalimantan barat
termasuk salah satu penghasil pisang dengan iklim yang mendukung untuk hasil
bumi berupa pisang. Dari hasil olahan pisang yang ada, selama ini hasil olahan
makanan dari bahan baku pisang pada umumnya hanya buah pisangnya saja yang dimanfaatkan.
Berangkat dari hal tersebut timbul gagasan untuk memanfaatkan bahan baku yang
selama ini dianggap tidak layak konsumsi, ditransformasikan menjadi makanan
yang memiliki daya guna baik dari gizinya dan nilai ekonomisnya yaitu menjadi dendeng
jantung pisang (DENJAPI)
jantung pisang sebenarnya banyak
ditemukan, namun selama ini tidak diperhatikan oleh masyarakat, padahal jantung
pisangjuga memiliki kaya akan kandungan gizi yang tidak kalah jika dibandingkan
buah pisangnya. Berangkat dari hal tersebut perlu adanya sumber daya manusia
yang mengolah potensi dari sumber daya
dari jantung pisang itu sendiri. Dengan konsistensi yang ada diharapkan mampu
menumbuhgerakkan peluang-peluang usaha yang dapat memiliki nilai jual tinggi
dan mampu bersaing secara global.
Secara geografis rute Kalimantan
Barat memiliki jalan satu arah sehingga menjadi potensi pangsa pasar yang
besar, karena hasil olahan dari usaha dendeng jantung pisang (DENJAPI) dapat
dipasarkan mengikuti rute jalannya, misalnya mulai dari
Pontianak-Siantan-Sungai Pinyuh-Mempawah-Sungai
Duri-Singkawang-Sekok-Pemangkat-Tebas dan Sambas.
A . Analisa
Pemasaran
a. Segmentasi, Targeting dan Positioning
§ Segmentasi
Segmen
sasaran usaha dendeng jantung pisang (DENJAPI) adalah seluruh masyarakat Kota
Pontianak.
§ Targeting
Target
market usaha adalah anak-anak, remaja, sampai orang tua.
§ Positioning
“
DENJAPI” menempatkan diri sebagai produk makanan kuliner lokal berbahan jantung
pisang pertama yang ada di kota Pontianak.
B.
Analisa SWOT
§ Strength
o
Memiliki sumber daya manusia yang
berkompeten dalam mengolah jantung pisang menjadi “ DENJAPI”
o
Memiliki jaringan kerja yang kuat ke
beberapa toko makanan di Pulau Kalimantan khususnya Pontianak.
o
Memiliki jaringan penjualan hampir di
setiap daerah kota pontianak dan luar kota pontianak.
o
Memiliki harga dan kualitas produk yang
bersaing.
§ Weakness
o
Belum memiliki label yang tertokohkan
o
Skala produksi yang masih belum dapat
memenuhi permintaan pasar
o
Belum memiliki outlet penjualan resmi
§ Opportunity
o
Belum adanya pesaing di segmen ini
§ Threatment
o
Adanya makanan lain yang masih menjadi
tren di kalangan masyarakat.
C . Analisis Kelayakan Pemasaran
Dalam
melakukan analisis permintaan, digunakan model matrik pembobotan berskala 1 –
5. Keterangan : Sangat lemah : 1
Lemah : 2
Sedang : 3
Kuat : 4
Sangat kuat : 5
Tabel 1. Matrik Penilaian
|
No
|
Item yang Dinilai
|
Kriteria
Penilaian
|
||||
|
Sangat
Lemah
|
Lemah
|
Sedang
|
Kuat
|
Sangat
Kuat
|
||
|
1
|
SDM
|
|
|
|
☻
|
|
|
2
|
Pesaingan
|
|
|
|
☻
|
|
|
3
|
Konsumen
|
|
|
|
☻
|
|
|
4
|
Harga
|
|
|
|
☻
|
|
|
5
|
Promosi
|
|
|
|
☻
|
|
|
6
|
Mutu produk dan
pelayanan
|
|
|
☻
|
|
|
|
7
|
Ketersediaan bahan
baku
|
|
|
☻
|
|
|
|
8
|
Rencana Pemasaran
|
|
|
|
|
☻
|
|
9
|
Margin laba
|
|
|
|
☻
|
|
|
10
|
Ketersediaan modal
|
|
☻
|
|
|
|
|
11
|
Manajemen
|
|
|
|
☻
|
|
|
12
|
Pangsa pasar
|
|
|
|
☻
|
|
|
Total
Bobot
|
0
|
2
|
6
|
32
|
5
|
|
Untuk mengetahui
layak atau tidaknya dari segi pemasaran maka dapat dicari dengan rumus ;
kalayakan usaha = Total Bobot
Jumlah
item yang dinilai
= 45/12
= 3. 75
Keteranngan:
1,00
– 1,80 = Sangat tidak layak
1,81 – 2,60 = Tidak layak
2,61 – 3,40 = Sedang
3,41 – 4,20 = Layak
4,21 – 5,00 =
Sangat layak
Berdasarkan hasil yang diperoleh sebesar 3.75 maka usaha dendeng jantung pisang
(DENJAPI) dari sisi pemasaran dikatakan layak
karena masuk pada range 3,41 – 4,20.
a.
Proyeksi pendapatan
Pendapatan
perhari : Rp.
1.050.000
Pendapatan
perbulan : Rp.
31.500.000
Pendapatan
pertahun : Rp.
378.000.000
b.
Proyeksi biaya pertahun
Biaya bahan baku = Rp. 144.000.000
Gaji Owner
Produksi, 2 x @ 10 % pendapatan
perbulan x 12 = Rp.75.600.000
Marketing,
3 x @ 10 % pendapatan perbulan x 12 = Rp.113.400.000
Gaji
Agen
5 orang x @ 10.000 x 30 x 12 : Rp.18.000.000
Jumlah
Biaya = Rp. 351.000.000
c.
Proyeksi Rugi / Laba
Perhitungan laba /rugi yaitu dengan menghitung selisih
dari pendapatan dengan pengeluaran.
Laba = Pendapatan – Pengeluaran
= Rp.
378.000.000 – Rp 351.000.000
= Rp.
9.000.000
Dengan demikian laba yang diperoleh pertahun dalam
operasional usaha adalah sebesar Rp. 27.000.000
H.
Gambaran umum masyarakat sasaran
Pada umum
secara keseluruhan masyarakat Kalimantan Barat ketika mengkonsumsi atau memproduksi
olahan makanan dari bahan baku pisang hanya bagian buah pisang saja yang
dimanfaatkan. Masyarakat tidak mengetahui mengenai jantung pisangyang bisa
dimanfaatkan menjadi bahan olahan makanan yang layak dikonsumsi dan memiliki
nilai gizi yang tinggi. Masyarakat Kalimantan Barat memiliki
selera konsumsi yang tinggi terhadap bahan olahan yang berbentuk cemilan. Ini
dibuktikan dengan adanya berbagai olahan makanan berbentuk cemilan yang
disediakan ditempat peristirahan bus atau supermarket sehingga “ DENJAPI”
dipasarkan di tempat-tempat peristirahatan kendaraan tersebut mengikuti rute
yang sesuai dengan tujuan pemasaran produksi olahan “ Denjapi ini. Hal ini
menjadi peluang besar bagi kami untuk memasarkan produk bahan olahan kami.
“ DENJAPI” yang mana nantinya tidak
hanya dikenal secara lokal, namun bisa sampai keluar kota dan luar daerah
lainnya.
I.
Metode
Pelaksanaan
Metode
pelaksanaan dalam menjalankan usaha ini tidak luput dari tahap yang harus
dilakukan secara sistematis hingga sampai pada pencapaian tujuan usaha. Hal
pertama yang harus kami lakukan yaitu mencari wilayah/ tempat untuk menjalankan
usaha kami dalam pemilihan tempat ini ada beberapa hal yang harus
dipertimbangkan yaitu:
1.
Tempat usaha dekat dengan bahan baku.
2.
Tempat usaha dekat dengan konsumen atau
pemasaran.
3.
Tempat usaha diharapakan tidak
mengganggu aktivitas masyarakat.
4.
Tempat usaha memadai untuk menjalankan
usaha.
Setelah
pemilihan tempat usaha sesuai dengan pertimbangan diatas, langkah selanjutnya
yaitu mendesain tempat tersebut agar sesuai dengan kebutuhan tempat usaha kerja
yang mendukung. Mendesain tempat kerja ini sesuai dengan spesifikasi pekerjaan
Setelah mendesain ruang produksi langkah selanjutnya yaitu pembelian peralatan dan bahan–bahan yang diperlukan untuk
produksi agar proses produksi berjalan dengan lancar.
Tidak
kalah penting juga kami harus mencari dan menetapkan sumber bahan baku
pembuatan “ DENJAPI”ini, agar kami tidak kesulitan untuk mendapatkan bahan
baku. Bahan baku barupa jantung pisangdapat diperoleh dari para pembuat tepung pisang,
para pengolah olahan makanan pisang, para petani, maupun masyarakat sekitar.
Langkah selanjutnya setelah semua peralatan, bahan maupun bahan baku tersedia
barulah keproses produksi. Proses produksi tetap memperhatikan sistematika
produksi yang telah kami rencanakan. Setelah selesai proses produksi langkah
selanjutnya yaitu menetapakan rute-rute strategis pemasaran, maupun pengenalan
produk baik secara face to face maupun melalaui expo maupun jaringan sosial.
Cara
produksi dendeng jantung pisang sangat mudah dan praktis, adapun
langkah –langkahnya
sebagai berikut:
Lagkah-langkah
membuat DENJAPI:
Bahan
1.
Jantung pisang 4 buah,
2.
ketumbar 1 sendok makan,
3.
ikan teri 50 gr,
4.
bawang merah 10 biji,
5.
bawang putih 4 siung
6.
gula merah secukupnya
Cara Pembuatan
- Pilih 4 buah jantung pisang yang masih segar dan mulus
- Buang kelopak atau pembungkus jantung bagian luar hingga tampak kelopak bagian dalam yang berwarna putih kemerah-merahan, cuci hingga bersih.
- Rebus jantung pisang tersebut hingga lunak.
- Tumbuk jantung pisang yang telah direbus tersebut hingga halus
- Haluskan bumbu, dan masak dalam wajan.
- Masukkan jantung pisang yang telah ditumbuk ke dalam wajan berisi bumbu. Aduk-aduk hingga rata, dan kemudian tambahkan gula merah sebagai penambah cita rasa.
- Setelah masak dan bumbu tercampur merata, angkat adonan dendeng tersebut dan segera cetak di atas tampah. Ukuran dan bentuk cetakan dendeng jantung pisang disesuaikan dengan selera. Usahakan dendeng jangan terlalu tebal agar cepat kering.
- Jemurlah dendeng selama 2 – 3 hari hingga kering.
- Goreng dendeng jantung pisang hingga masak.
- Kemas dendeng jantung pisang yang telah digoreng dalam kantong plastik atau wadah lain.
Gamabar 1 Alat
Pengemas Gambar 2 Dendeng jantung pisang (DENJAPI)
J.
Jadwal
Kegiatan Program
Tabel 2. Jadwal Kegitan Program
K.
Rancangan
Biaya
Tabel
3.Peralatan Penunjang
|
No
|
Nama Barang
|
jumlah/ satuan
|
Harga
|
Jumlah
|
|
1
|
Mesin
Press
|
1 buah
|
Rp
2.800.000'00
|
Rp
2.800.000'00
|
|
2
|
Mesin
digital kemasan
|
1 buah
|
Rp
6.950.000'00
|
Rp
6.950.000'00
|
|
3
|
Kompor
Gas
|
2
buah
|
Rp
425.000'00
|
Rp
850.000'00
|
|
4
|
Tabung
gas
|
2 buah
|
Rp150.000,00
|
Rp
300.000'00
|
|
5
|
Dandang
|
2 buah
|
Rp
145.000'00
|
Rp
290.000'00
|
|
6
|
Sutil
|
2 buah
|
Rp
15.000'00
|
Rp
30.000'00
|
|
7
|
Kuali
Besar
|
2 buah
|
Rp
145.000'00
|
Rp
290.000'00
|
|
8
|
Terpal
3x5
|
2 buah
|
Rp
140.000'00
|
Rp
280.000'00
|
|
9
|
Karpet
3x5
|
1 buah
|
Rp
15.000'00
|
Rp
15.000'00
|
|
10
|
Ember
Besar
|
2 buah
|
Rp
85.000'00
|
Rp
170.000'00
|
|
11
|
Serok
|
2 buah
|
Rp
15.000'00
|
Rp
30.000'00
|
|
12
|
Pisau
|
4 buah
|
Rp
7000'00
|
Rp
28.000'00
|
|
13
|
Timbangan
Besar
|
1 buah
|
Rp
85.000'00
|
Rp
85.000'00
|
|
14
|
Tampan
|
2 buah
|
Rp
27.000'00
|
Rp
54.000'00
|
|
|
Biaya Total
|
|
|
Rp
12.172.000'00
|
Bahan habis pakai : 100 Kg jantung Pisang x Rp 2.000’00 = Rp 200.000’00.
Jadi total biaya usaha
yang diperlukan : 12.172.000’00 + 200.000’00 =
Rp
12.372.000’00.
No comments:
Post a Comment