Friday, June 28, 2013

Komunikasi Interpersonal Sutarmidji


Sutarmidji asyik mengobrol dan membaur dengan masyarakat di Alun-Alun Kapuas

KOMUNIKASI INTERPERSONAL YANG DILAKUKAN OLEH SUTARMIDJI DISELA-SELA PEMECAHAN REKOR MURI 1.200 TOILET KAPOLDA

Komunikasi Interpersonal adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan secara langsung atau  tatap muka. Contohnya, dialog, lobi, konferensi. Hal ini lah yang dilakukan oleh Sutarmidji disela-sela pemecahan rekor muri membuat 1. 200 Toilet oleh jajaran Kapolda Kota Pontianak pada tanggal 22 Juni 2013 lalu.  Saat itu Sutarmidji diundang untuk menyampaikan sambutan sebagai Walikota Pontianak, disela-sela menunggu bapak Kapolda datang di acara tersebut, Sutarmidji menyempatkan diri membaur dengan masyarakat yang juga turut diundang dalam acara tersebut sebagai perwakilan dari setiap lurah atau desa yang ada di seluruh Kota Pontianak.
Tanpa sungkan Sutarmidji membaur dan mengobrol silih berganti dengan masyarakat, secara langsung Sutarmidji menyampaikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Kota Pontianak. Tetapi hal ini sepenuhnya bukan kampanye, karena Sutarmidji merupakan masih menjabat sebagai Walikota Pontianak, yang bagaimanapun tetap harus mendengar keluhan warganya apabila dia mau duduk lagi dimasa jabatan yang akan datang.disela-sela sambutannya Sutarmidji menyampaikan bahwa ditahun 2014 akan dilakukan bantuan pembangunan 2000 toilet di rumah warga yang membutuhkan, alasannya mengapa ini perlu dilakukan, adalah untuk menekan angka pencemaran sungai di Kota Pontianak.
Efek yang didapat Sutarmidji adalah Efek Konatif :
Efek Konatif adalah Berkaitan dengan perubahan perilaku dalam melaksanakan pesan komunikasi politik yang diterimanya dari komunikator politik. Perwujudan efek komunikasi politik  yang timbul adalah dapat berupa “partisipasi politik“ nyata untuk memberikan suara dalam pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah/kepala negara dan atau bersedia melaksanakan kebijakan serta keputusan politik yang dikomunikasikan oleh komunikator politik.

No comments:

Post a Comment