Saturday, January 2, 2016

MERANTAU


Apa yang anda pikirkan ketika anda merantau ?
Merantau adalah sebuah istilah ketika anda pergi meninggalkan kampung halaman dalam waktu yang lama dari daerah lama ke daerah baru. Dalam waktu yang lama contohnya untuk bekerja, kuliah atau menuntut ilmu selain kuliah. Merantau kebanyakan memang untuk bekerja atau mengadu nasib.
Untuk mengetahui apakah seseorang mampu atau tidak terhadap sesuatu hal, maka harus berani merantau. Merantau adalah bagian dari proses belajar. Belajar dimaksudkan untuk mnjadikan diri memiliki keberanian untuk mengambil resiko. Resiko mencoba hanya ada dua, yaitu SUKSES dan GAGAL. Namun sesungguhnya kegagalan itu sendiri adalah bagian dari proses perjalanan menuju sukses. Kalau demikian, mengapa anda takut gagal? Kalau anda harus berjalan menuju tujuan, anda tentu dapat mencapainya.
Kegagalannya sesungguhnya adalah jika seseorang tidak berani mencoba. Orang-orang sukses  memiliki visi dan impian besar, memiliki pikiran yang positif dan berusaha keras mewujudkan impiannya. Mereka berani mencoba hal-hal baru dan tidak takut gagal. Karena bagi mereka, yang paling ditakuti adalah ketakutan itu sendiri.
Bukan karena segalanya SULIT sehingga kita tidak BERANI
karena kita tidak BERANI-lah, maka segalanya SULIT  (Seneca)
Pergi merantau akan membuat kamu tahu bagaimana rasanya melewati malam-malam tanpa pelukan dan senyuman hangat keluargamu. Merantau akan membuat kamu mengerti bagaimana arti suara jangkrik yang menemanimu dalam sendiri yang kala kau bersama keluarga suara jangkrik seakan mengusik. Merantau juga membuat kamu tahu bagaimana rasanya tetesan hujan kala langit mendung dan petir menggelegar. Nyanyian burung begitu merdu menemanimu dalam syahdu akan makna rindu keluarga dikampung. Suara jangkrik bagaikan alunan musik yang mengantarkanmu dalam kenangan tawa bahagia penuh ceria suasana keluarga yang bebas merdeka.
Ketika kau sadar, hanya sendiri menikmati masa lajang tanpa seorang istri dan sanak family di perantauan yang entah akan mengantarkanmu ke belahan dunia mana, siapa yang tahu?
Injakkan kakimu di tanah rantau ini, rasakan, biarkan tanah, udara dan angin ini menyapa kedatanganmu menantang kejamnya kota ini dengan kehadiranmu, biarkan tanah, udara dan angin mengenal sosokmu yang tangguh menghalau rintangan yang ada. Pejamkan matamu, hentakkan kakimu di tanah rantau ini, rasakan sensasi yang berbeda kala kau berada dalam pelukan keluarga yang semua serba ada.

Ketika akan MERANTAU ke tempat yang baru tentu anda akan meninggalkan suasana kampung halaman anda, orang tua, saudara, sahabat anda dan semua kenangan di kampung. Ini merupakan hal terberat yang dirasakan. Tatkala kaki melangkah terasa erat genggaman tanah kampung yang penuh dengan adat istiadat tanah kelahiranmu.  Hanya satu modal dengan penuh keyakinan yaitu Nekat dan keberanian dalam mengambil tindakan. 

No comments:

Post a Comment